mylongjourney’s Weblog

Just another WordPress.com weblog written by young energic boy

Anda Malas??Saya Juga

Berkaca di Cermin, melihat diri saya bagaikan kloningan Doraemon yang gagal memberikan inspirasi untuk menulis sepatah dua patah kata dalam acara penyerahan hadiah nobel kemalasan ini.

Ketahuilah bahwa setelah melakukan riset panjang tentang kemalasan sejak 10 tahun yang lalu, dengan mengesampingkan SARA dan MICHELLE, saya mendapatkan beberapa temuan yang signifikan yang akan saya share gratis tanpa perlu publikasi jurnal dengan impact factor tinggi. Berikut ini adalah skelebat bayangannya, dengan memberikan contoh perilaku seseorang yang saya amati seumur hidup saya.:

1). Kemalasan berbanding lurus dengan produktivitas? Mengapa? Mungkin banyak yang bertanya apakah tidak sebaliknya. Penjelasan dari pernyataan ini bias menghabiskan 22,5 hari untuk dibahas, jadi singkatnya adalah, jika anda memiliki produktivitas yang tinggi maka anda akan cenderung menjadi malas.

Salah satu contoh : “Kemarin malam A begadang semalaman untuk belajar menghadapi ujian esok hari sehingga akhirnya keesokan harinya A terlambat ngampus. A jadi malas dan akhirnya seharian tidur dirumah”

2). Faktor genetika dan keturunan bukan termasuk faktor yang membentuk kemalasan. Contoh: Orang tua si A terkenal sebagai orang-orang yang giat berusaha, namun A nampaknya tidak mewarisi bakat kedua orang tuanya.

3). Kalau ada yang bilang orang jenius biasanya malas, anda bisa masukkan orang itu ke pantat gajah. Karena dia Bohong. Tidak ada hukumnya yang menyebutkan demikian (berani taruhan hayoh). Anda bisa coba sendiri. Semakin anda malas, semakin anda tidak tahu apa-apa. (jenius dari mana???). Mencoba untuk berlogika sedikit dengan contoh. Si A, pelajar SMA, punya IQ 140-an berdasarkan hasil tes, namun kata guru dan teman-temannya, si A terkenal paling malas. (celana dalam saja tidak ganti berhari2). Menurut si A, dia tidak malas, tapi untuk apa mengulang pelajaran yang dia sudah mengerti sebulan sebelumnya, waste less…..mending dia tidur di kelas sembari menyimpan energy untuk mengutak-atik rumus kalkulus untuk mahasiswa pada malam harinya.

4). Orang malas adalah orang yang selalu berpikir lebih banyak daripada orang rajin. Sebagai contoh: Pukul 6 pagi, si A terbangun dari tidurnya, namun karena suhu yang sangat dingin, dia berpikir untuk tidak ngampus pada hari itu atau telat ngampus atau memaksakan diri ngampus. Selama 3 jam kemudian, sembari memejamkan mata, dia sibuk memikirkan alternatif2 yang akan terjadi pada ketiga opsi perilakunya tersebut dengan metode optimasi non linear. Akhirnya berdasarkan optimasi tersebut didapatkan hasil bahwa —dia tidak akan ngampus pada hari itu, lebih baik “stay at home” sembari blogging dan internet surfing, atau tidur sembari membayangkan mbak aura atau mbak leah dizon ditengah dinginnya cuaca…brrrrrr…, ataaauu bagi mahasiswa penggemar sejarah, bisa juga sambil membayangkan dirinya dalam pertempuran samurai jaman baheula.

5). Jangan salahkan Raditya Dika dengan “Kambing Jantan” nya, itu membuktikan kemalasan bisa menghasilkan lebih banyak uang dari yang anda kira.

6). Bersambung, setelah pesan-pesan berikut ini…………

Sekian dan terima kasih.

Advertisement

Single Post Navigation

3 thoughts on “Anda Malas??Saya Juga

  1. Hahahaha… ketoke “Gawan Bayi”

  2. Akan tetapi, jika anda memiliki berat badan yang berlebih, maka Ramadhan ini adalah saat yang ideal untuk menormalkan berat badan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.