Filed under: Ulasan Gak Guna | Tags: demo, mahasiswa, opini, pengacau, penggerak
Hawaya Guys??..long time no see..
Pekerjaan membuat aktifitas blogging terhenti sejenak walaupun saya tetap nongkrong di blog orang. Well..back to the topic! Saya adalah orang yang jarang nonton televisi, dan sumber berita utama bagi saya adalah international network. Sekilas beberapa hari yang lalu, sempat beredar isu di kalangan adik-adik kelas saya kalo mau ada reformasi ke-2…Alamaakk…gak cukup apa cuman satu????? Itu perkataan dari golongan mahasiswa yang punya watak agak “keras”, lain halnya setelah saya konfirmasi dengan adik lainnya yang hobi maen bola. “beliau” ini berpendapat itu baru gossip belaka dan Cuma kerjaan salah satu kelompok yang suka “iseng” dan pamer kekuatan…okay..jawaban yang simple past tense…Nah, yang terakhir adalah saat saya konfirmasi dengan adik saya yang hobi research alias ikutan proyek dosen (kayak saya dulu)….Jawaban yang cukup diplomatis saya dapat dari “beliau” : “
Mas….kalau saya memandang aktifitas teman-teman seperti itu berdemo sana-sini lalu turun ke jalan dan terpancing emosinya maka saya akan malu bahwa saya berada di universitas negeri, dimana SPP saya disubsidi oleh pemerintah yang notabene sedang saya tentang. Dilain pihak saya yakin tindakan seperti ini akan membuat mahasiswa dicap sebagai pengacau. Jadi mending saya cari ilmu plus dapet duit dari ikutan proyek!!”

Itu adalah jawaban yang sepaham dengan saya. Sepaham dalam artian setuju terhadap pola pikir-nya dan logis buat nurani saya. Saya tidak akan memberikan suatu pernyataan bahwa tindakan ini salah, tindakan ini benar. Tujuan saya menulis adalah mengajak anda bareng-bareng merenung dan berpikir tindakan mana yang berakibat buruk dan tindakan mana yang berakibat “Lebih” buruk… 2 pilihan tersebut adalah pilihan yang wajar disaat-saat susah saat ini.
Tidak akan pernah ada pilihan yang baik bagi mahasiswa sebagai agent of change selain kepada pilihan diatas. Dimana kata change=perubahan itu sendiri banyak kali tercata dalam sejarah manusia selalu melibatkan kekacauan/chaos dan kekerasan baik terlihat oleh media ataupun tidak. Jadi semua tindakan yang dipilih pun pasti ada pihak yang menganggap itu salah/buruk..karena dogma kekerasan juga adalah sesuatu yang negatif.
Jadi dalam konteks judul diatas jika teman-teman membaca paragraph diatas dengan cermat maka kesimpulannya adalah fungsi mahasiswa dalam suatu perubahan adalah sebagai pengacau….Pengacau yang mana??? Itu pasti pertanyaan yang dilontarkan oleh seorang politisi….Tapi mari berhenti pada kata pengacau saja, yang kesannya adalah sangat negatif. Sudah barang tentu kawan-kawan yang mahasiswa tidak akan terima dikatakan sedemikian hingga x=10 (halaah ngawur)….Apakah kata yang pantas untuk tindakan mahasiswa ini…menurut saya sangat simple…Penggerak!!! Itu lebih sopan..
Menurut kalian apa?
Menurut kalian apa?
11 Comments so far
Leave a comment
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
stuju sekali mahasiswa=penggerak
pengacau=oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab
tidak masalah mahasiswa dari PTN/PTS yang penting aksi demo dilakukan dengan damai…peace.
Comment by kumanz July 6, 2008 @ 12:10 pmsaia yakin gerakan6
yang di dasari dengan kekerasan pada akhirnya akan melahirkan kekerasan yang baru, percaya khan ? lo percaya ga long?
sebener-bener apapun jika di tempuh dengan cara kekerasan fisik itu tadi, maka semua itu akan menjadi boomerang buat kita semua…. kekerasan kerasan ck ck ck ck ck ck ck…………..
gw juga ampe heran ada tawuran antar oknum mahassiswa yang ampe bawa2 parang segala,batu, apalagi namanya,!!!! jaman apa ini rek? bukan kah mereka itu para calon2 intelektual masa depan, ato preman masa depankah jika sudah masuk ke beirokrasi pemerintahan?
OTAK KALIAN HANYA DI PENUHI CAWAT DAN BH!!! sekali lagi coment ini gw forcing buat oknum2 mahasiswa yang bentrok sesama mahasiswa yang berlagak jagoan kampung layakanya tikus rabies!!!!!!!!!
lo tau kan perilaku tikus rabies? yah seperti mereka2 itulah yang bawa parang, batu, panah, tombak padahal mahasiswa !!tujuan mereka ya untuk membunuh sesama temennya sendiri,,,,sungguh perilaku yang tidak pantas di contoh oleh mahasiswa laennya!!!!
sekali lagi hentikan kekerasan, KAMI MUAK DENGAN SEGALA BENTUK KEKERASAN, HENTIKAN KEKERASAN!!!!!
yang kalian lakukan itu sangat katro!!!!
note :
term coment diatas tanggapan atas kelakuan oknum mahasiswa yang sering tawuran antar sesama rekan sendiri, CIH!!!! MEMALUKAN……
“sory long buat keributan di blog lo
tulisan bagus bro “
Comment by erickningrat July 6, 2008 @ 9:11 pmkeributan di blog gak merugikan sapa pun kok…:mrgreen:
please proceed on your extreme comments
jadi begini.
mahasiswa itu paling mudah diau domba, apalagi dengan embel2 reformasi dan idealisme…bagi yang suka demo…lebih baik belajar politik lebih dalam karena pasti ada unsur/oknum lain yang bermain dibelakang atau paling tidak mengambil keuntungan…pasti…
lebih enak berlagak gak ngurus masalah politik tapi kita mikir dan melakukan sesuatu lewat cara lain…yang lebih menonjolkan intelektualitas mahasiswa…model gerilya laah…
Comment by mylongjourney July 7, 2008 @ 10:55 amnah akhirnya ada posting baru yg bisa di spam hehe
ehm..(silence please)…pret!
pikiran manusia membentuk produk fisik di dunia, berbagai pikiran yang muncul baik itu disengaja atau tidak, saat muncul dalam jumlah besar akan lebih mudah untuk mencapai produk fisik.
karena itu beberapa orang yang mengetahui hal ini biasanya mengumumkan spekulasi (yg bisa saja sangat akurat) atas produk yang akan dihasilkan. orang2 ini biasa disebut peramal, (atau orang pintar dll) entah oleh mereka sendiri atau orang lain.
sebagaimana manusia menggunakan pedang, “peramal” pun ada yang buruk dengan menanamkan pikiran yang salah pada orang2 (contoh di sejarah banyak deh).
nah jadi peran mahasiswa selama ini(yg muncul di media) kurasa sebagai amplifier / loudspeaker yang menyebarkan dan membesarkan pikiran-pikiran, entah pikiran itu benar atau tidak (menurutku kompetensi mahasiswa untuk membedakan yang benar dan yang salah masih perlu dilatih).
Comment by 47isdead July 8, 2008 @ 3:58 ampercuma kuliah lama2…
Comment by mylongjourney July 8, 2008 @ 10:50 am@my long
yeah gw suka kata2 ini long, matabz…. perjuangan itu ga harus di loudspeaker, tapi bisa di tempuh dengan kerja keras, seandainya semua mahasiswa memperbaiki dirinya, yang malas ya harus rajin, yang pintar ya tambah pintar lagi, yang suka tawuran ya hentikan ( cara dialog khan lebih manusiawi
)
@47isdead
setuju dengan kau bratha, tapi bisa di sebutkan contoh2 peramal itu
, kalo menurut gw lebih cocok jika gerakan mahasiswa itu lebih kepada gerakan moral, menurut kau gimana?
Comment by erickningrat July 8, 2008 @ 10:51 am@om erick
wah…kalimat yang saya buat itu sebenarnya sindiran looohh..untuk diri saya sendiri terutama…
makanya ada istilah aksi mahasiswa “ditunggangi” oleh oknum2 tertentu, karena idealisme yang kuat cuma direangi oleh visi yang sempit ya gitulah jadinya
Comment by mylongjourney July 8, 2008 @ 5:32 pm“peramal” yg jelek(tapi lumayan sukses): seorang pemimpin yang hebat, om hitler, beliau menanamkan pikiran2 jelek di kepala orang2 jerman diwaktu icyu(sampe sampe dibutuhkan aliansi banyak negara untuk meruntuhkannya), kalau anda orang jerman dan baca bukunya hitler, mau gak mau pasti ikut terpengaruh.
yook kita bicara solusi(fokus 10% on da problem and 90% on da solution), gimana cara menyadarkan para mahasiswa tersebut???
bikin website?
kantor/kamar penyuluhan?
atau iklan di tv?
sepertinya pikiran mahasiswa kebanyakan ke arah kompetitif, bukan arah kreatif. bagaimana cara menanamkan pikiran kreatif… mari di google
Comment by 47isdead July 8, 2008 @ 7:40 pm@dek long
saia sedang melakukan itu long
@47isdead
menurut gw hitler itu setangah iblis. ya iblis yang cerdas saking cerdasnya dia bisa mengendalikan seluruh isi jerman waktu itu. dari seniman yang pemurung menjadi seorang vigur yang di kagumi. menciptakan lapangan kerja bagi rakyatnya untuk menciptakan mesin2 perang sehingga rakyat jerman yang sebagian menganggur mempunyai pekerjaan ( salah satu faktor kuatnya seorang hittler)


Comment by erickningrat July 11, 2008 @ 10:05 pmsaia tidak begitu tau history tentang hittler
gw setuju bratha….
lo pasti lupa peramal yang bakal hancurin dunia saat ini dia adalah osama bin laden dan si semet ahmadinejab, mereka2lah yang menyebabkan harga minyak melambung tinggi. nasionalisasi yang kelewat batas? hugo chaves tunggu ampe minyak lo habis
kembali lagi ke mahasiswa itu tadi….
menurut gw perjuangan mahasiswa saat ini sudah bagus…cuma ada minus disini ketika sebagiaan dari mereka menjadi playing hero! padahal dari situlah rakyat dirugikan, demo ya demo jangan bikin rusuh, sebagian karena di tunggangi kepentingan2 tertentu!!
kompetitif trend yang positif menurut gw,jika masih dalam koridor yang positif sehingga dari situ tercipta suatu kreatifitas secara tidak langsung
buat dek long saia minta rokoknya satu
mau solusi??
bagi mahasiswa yang suka demo sekarang juga keluar dari kampus dan gabung ke organisasi massa atau LBH atau juga LSM, thats more better dibandingkan kegiatan belajar disandingkan dengan demo…rugi di 2 belah pihak- ortu yang bayarin dan mahasiswa yang gak tamat2..
trus yang kuliah di sospol sepertinya perlu diperdalam mata kuliah tentang politiknya supaya bisa mencium jika ada kegiatan mahasiswa yang mau di tumpangi oknum…
mending juga pikirin caranya cepet tamat kuliah ketimbang mikirin negara, ada waktunya buat mahasiswa duduk enak di kursi itu…gitu aja kok repot..
“bagi2 rokok
Comment by mylongjourney July 12, 2008 @ 10:35 amsekalian kopinya long
Comment by erickningrat July 14, 2008 @ 12:10 pm