Konser Buruh
Kemarin malam, 24 Mei 2008, saya diajak nonton konser The Rock oleh teman-teman sesama buruh di McD. Saya pikir daripada nganggur malam minggu sepertinya ide baik untuk refreshing. Arek-arek sih dari awal pikirannya adalah “aq harus dapet cewe malem ini” kalo saya sih pikirannya “si Dhani tuh bisa apa sih malam ini?”.
Posting ini bukan menceritakan kejadian selama konser yang sudah jelas dibarengi dengan adegan joget di moshing pit yang lucu (joget dangdut padahal konser rock) atau adegan mesum pelecehan para cewe yang dipegang sana pegang sini oleh cowo-cowo bergaya ngepunk gak jelas abis minum jamu topi miring.
Saat itu saya ada di barisan tengah depan bersiap buat moshing walopun lagunya sungguh menyedihkan untuk di dengar. Arek-arek juga sudah siap pura-pura sok kenal dengan cewe-cewe yang ada di dekat moshing pit. Tiba-tiba pembawa acara membuka dengan memanggil beberapa pionir dari elemen-elemen persatuan buruh untuk menyampaikan beberapa pidato dan orasi. Diantaranya adalah mengenai tuntutan-tuntutan buruh dan seruan untuk merebut pemerintahan jika nasib buruh gak kunjung membaik pada tahun 2009. Kata mereka : “Hapuskan buruh kontrak, jangan ada PHK yang menyengsarakan buruh”.
Saya tertawa ngakak hingga orang-orang disebelah memandang sinis (ni orang gila ya??)….Ini konser apa kampanye sih…saya disini untuk refreshing bukan untuk dengerin ocehan dan bualan macam ini. Lagian pionir-pionor itu gak tau apa mereka dimanfaatkan oleh sponsor acara cuman buat menaikkan rating social corporate responsibility perusahaan.
Huh pembodohan macam apa ini mengatasnamakan nama buruh…!!!. Saya memang bukan buruh kontrak seperti kawan-kawan saya tadi, malah salah satu tugas saya adalah mem-PHK kan mereka, tapi mereka tidak menderita tuh selama menjadi buruh kontrak. Saya memperlakukan mereka seperti karyawan permanen selama mereka bekerja, gaji selalu naik seiring dengan prestasi kerja. Lalu apa-apaan ini ada kampanye dan ajakan untuk berdemo buruh segala. Ini sudah generalisasi permasalahan namanya, ya…memang masih banyak perusahaan yang tidak mengkompensasi buruh dengan wajar. Tapi ada juga perusahaan yang memperhatikan nasib buruh, jangan disama ratakan donk…kalau proyek sudah habis, ya sudah…memang gak ada pekerjaan lagi yang harus dilakukan dan satu-satunya jalan untuk mengurangi beban perusahaan adalah dengan melakukan pemotongan..that’s all.
Yang bikin saya pedih sekaligus tertawa adalah, sekali lagi masalah cara berpikir….pada saat kamu gak berusaha dengan keras untuk maju janganlah mengharap kamu akan mendapat sesuatu yang lebih….paradigma ini sudah salah kaprah di mata para persatuan buruh…maaf saya gak bermaksud menyerang siapa-siapa, tapi cobalah bepikir lebih kritis dan visioner…daripada berdemo anarkis kenapa gak coba kalian buat lapangan kerja baru, rasakan susahnya membangun sebuah perusahaan, rasakan pedihnya bangkrut…rasakan juga susahnya ngasi makan orang banyak..
Ini sudah salah kaprah, pembodohan tingkat tinggi yang mengatasnamakan buruh….bahkan di sebuah konser musik!!!!…tolong jangan omong kosong teriak sana teriak sini…kerja keras saja sudah cukup..apa susahnya…??? Sukses itu analog kok…tenang saja..(buat yang gak ngerti baca posting sebelumnya)..hidup terus berjalan..
Stay low..
Okeh, hari ini agak berat postingannya, masalah filosofi saya dalam mencerna apa yang terjadi. Saat menemukan atau lebih tepatnya menemukan kembali pengetahuan yang saya gak tau bener salahnya ini saya merasa jadi orang yang cerdas banget. Padahal aslinya biasa-biasa aja (ini pengaruh sugesti sesaat habis nonton film Jason bourne; si jenius itu).
Ide postingan ini sendiri timbul dari membaca postingan temen saya Rama (ada tuh blognya di blogroll saya) tentang sukses dan gak sukses. Begini…saya sudah lama memikirkan hal ini, bukan hanya tentang Sukses dan Gak Sukses tapi dulu lebih mengarah kepada bidang keilmuan saya (Teknik); Formula. Siapakah yang menciptakan ukuran suhu celcius, kenapa bisa disebut air mendidih pada suhu 100 derajat celcius??? Dari mana datangnya…..dan dari mana datangnya jam matahari yang kita pakai sekarang??? Darimana ukuran baku itu?? Eiittsss..bukan dari mananya yang jadi pertanyaan tapi fungsinya….fungsinya apalagi kalau bukan untuk membentuk suatu standar yang dapat digunakan mempermudah kehidupan manusia itulah definisi digital bagi saya…kata mempermudah disini dapat berarti memanjakan dan membantu…saya sangat skeptis bahwa kata mempermudah ini telah jatuh pada definisi memanjakan…bisa aja dilihat sendiri segala sesuatunya saat ii…apa-apa digital, jam, tipi, mobil, dll….semua sudah terukur dan manusia menggunakan semuanya untuk ”mempermudah hidup”. Digital adalah ciptaan manusia…ingat….ciptaan..
Tapi yang mereka lupakan adalah bahwa semua segala sesuatunya berawal dari apa yang disebut dengan analog, yaitu kebalikan dari digital. Dimana semua tidak ada ukuran pastinya…semisal: panasnya bara api kompor dan panasnya api las pasti akan lebih panas api las, lho dari mana kita tahu?? Itu lah analog..pengetahuan itu sudah ada dalam diri manusia sendiri yang tidak ditemukan oleh siapa-siapa tapi memang bawaan alias built in kita sendiri. Dah tau belum bedanya…sini deh saya kasi analogi: Jam digital dan Jam analog, apakah kalian tahu bedanya?? Hayoooo pikiiir mas..pikiirr….kok maunya dikasi tau terus…saya aja mikirnya dua minggu baru bisa jawab…
Sehubungan dengan postingan sohib saya seperti terbahas di paragraf pertama tentang arti sukses dan gak sukses yang menyebabkan dia sangat menderita karena omongan saudaranya; saya bisa kasi saran supaya gak terbelenggu dengan kata sukses….kalau mau beradu mulut tentang sukses ada baiknya kalian satukan pandangan dulu tentang apa definisi sukses, karena sukses yang bersifat digital bisa diterjemahkan sebagai apa saja…sukses itu adalah ciptaan manusia karena sifatnya digital kan?? Banyak uang bisa disebut sukses, tapi sedikit uang bisa juga disebut sukses (sukses miskinnnya..wehehehe)…bukaaann…sukses menerima cobaan yang di-Atas (weleh2…katanya orang yang religius nih)….

Tuh beda kan, bisa aja dengan punya pekerjaan tetap dibilang sukses tapi bisa jadi dengan jadi freelancer yang bebas disebut sebagai sukses…tergantung persepsi yang diciptakan otak manusia itu aja…daaannn salahnya adalah kadang-kadang, dan banyak orang yang mendewakan definisi digital ciptaan mereka dan memaksa menanamkan definisi yang sama kepada orang lain…SALAH BESAR a.k.a BIG MISTAKE. Kenapa mengejar sesuatu yang sifatnya digital padahal diri kita sendiri sudah punya standar ukuran yang analog…gak percaya, tanya pada hatimu yang paliiingg dalam…sudahkah kamu bahagia dengan hidupmu??? Kalau ada rasa bahagia terbersit maka kamu pantas menyebut dirimu sukses….yap, itu adalah bawaan kamu dari semenjak lahir…dan gak bisa dibohongi apalagi diciptakan…kalau bingung baca posting ini maka bingung lah, saya gak akan memaksa anda mengerti definisi saya, karena anda punya definisi analog sendiri dan saya sangat yakin analog kita sama, Cuma pembahasaannya saja yang berbeda..sekali lagi ya…bahasa juga digital loooohhh…jadi jangan terperangkap bahasa…cukup tangkap maknanya..
Ehhh….jadi pengen cerita neh ikhwal penemuan paham Analog & Digital ini. Ada salah satu contoh hasil penciptaan sesuatu yang digital dari sesuatu yang analog dan diterapkan dalam kehidupan yang menjadi tolak ukur keyakinan saya pada filosofi ini..wekeke…
Saat itu adalah waktu dimana kepala saya hampir pecah mencoba mendeskripsikan aliran transportasi laut dan darat penunjangnya akibat lumpur LAPINDOUW yang meluap terus tiada henti (network disruption) ke dalam sebuah model simulasi Tugas Akhir/Skripsi saya. Saya mencoba menjabarkan sebuah teori bahwa transportasi hinterland (darat ke pelabuhan) memiliki sifat yang dapat memperbaiki diri sendiri alias menemukan jalur transportasi yang paling optimal. Ini disebabkan operator dari alat transportasi adalah manusia yang mempunyai akal dan otak yang cerdas, yaaahh walaupun gak cerdas-cerdas amat tapi pasti bisa berpikir dalam logika seperti ini:
- Anggap tuh pengendara adalah supir truk container, jadi dia diburu schedule yang kemungkinan mengalami keterlambatan sampai pelabuhan akibat pengalihan rute lalu-lintas karena LAPINDOUW.
- Trus, ada 3 buah rute alternatif yang bisa dilalui, constraint atau batasannya adalah si pengendara harus sampai ke pelabuhan dengan waktu yang minimum. (karena ekstrimnya bisa ketinggalan kapal).
- Cara paling sederhana untuk mengetahui rute terminimum (memasukkan fungsi panjang jalan, lebar jalan, aliran lalu-lintas) adalah dengan mencoba dua dari tiga rute alternatif tersebut, misalkan pun pada percobaan pertama waktu minimum terpenuhi maka si pengendara pasti akan selalu melewati rute pertama tanpa pernah mau melewati rute kedua dan ketiga. Ya gak laaahh?? Wong batasannya sudah terpenuhi kok…..
Nah tugas saya waktu itu adalah membuktikan analisa ini dengan teori-teori transportasi modern dengan pemrograman sistem dinamis ataupun non-linear (waktu itu nyobanya pake software Vensim dan Macro Excel). Jadi saya mencoba mendigitalkan sesuatu yang analog., dan ini lah esensi dari akademis dan ilmu itu sendiri untuk saya….Ganjarannya karena saya telah berani membuat hal ini adalah nilai sempurna pada TA saya, karya ini dipublikasikan pada seminar nasional, diteliti lanjut oleh dosen saya yang S3 sebagai bahan unutk gelar profesornya (tentu dengan menyertakan nama saya sebagai peneliti awal), dan ganjaran terakhir adalah di lempari gelar GMRINA (Graduate Member of Royal Institute of Naval Architecture) dari asosiasi RINA dari negara asal Frank Lampard dan David Beckham.
Yap, sesuatu yang analog dan sesuatu yang digital itu saling berkaitan tapi kita harus ingat untuk tidak terjebak pada hal-hal digital yang notabene adalah bikinan manusia…seperti definisi dari sukses itu….saya merasa sudah sukses kok…(sukses mbacot dengan gak jelas….guoblok banget neeehh…aduuuhh jadi maluu)..
Note: saya selalu minta maaf dan rendah diri untuk mengurangi tekanan dan kadar kesombongan. Jadi ”monggo” dikritik aja postingan ini,,itu akan lebih baik…Thanks
Filed under: Uncategorized
Setelah banyak fans2 meminta saya posting lagi (Chaelahhh..) akhirnya saya berkeputusan untuk membahas gadget terbaru milik saya…yap…Dell Inspiron 1420 Black…..itu nama notebook kesayangan yang baru saya beli tgl 11 mei 2008 kemaren..masih fresh from the oven….gak kebayang rasanya dah kerja keras nabung 5 bulan ini akhirnya dapet laptop satu biji…Pake keringeetttt boookk….Banting tulang!!! Ni dia speknya….gak mentereng2 amat tapi cukup laahh untuk doku yang saya keluarkan…
<!–[if gte vml 1]> <![endif]–><!–[if !vml]–><!–[endif]–>
Platform
Intel® Centrino® Duo Processor Technology
Processor
Intel® Core™ 2 Duo T5450 (1.66GHz, 2MB L2 Cache, 667Mhz FSB)
OS
Genuine Windows Vista® Home Premium
Memory
2GB DDR2 SDRAM
Hard Drive
250 GB SATA
Display
14.1″ WXGA TFT Display (1280×800)
Graphic
Intel® Graphic Media Accelerator X3100
WiFi
Intel Pro/Wireless 3945 802.11 a/b/g Mini Card Wireless
Ethernet, Modem, Bluetooth, Webcam, Audio
Integrated
I/O Port
USB 2.0 (4)
Integrated 10/100 (RJ45) & and 56K Modem (RJ11)
IEEE1394a
8-in-1 Memory Card Reader
VGA video output & S-Video
Stereo in, headphone/speaker out & Dual digital mics
Power
External AC Adapter, Rechargeable Li-Ion Battery
Size (WxDxH)mm
333×244x32/39
Weight
2.45kg
Ini posting bukan ajang promosi ato pamer apaan cuman pengen cerita2 aja mengisi kekosongan blog ini. Kenapa saya memilih jenis ini…alasan pertama, saya cuman tertarik membeli notebook dari jenis Hewlett Packard, Dell, Lenovo atau Sony Vaio. Kenapa? Karena dilihat dari spek dan tampilan ketiganya punya kualitas yang okeh…Okey, yang kedua adalah OS, pilihan saya terbatas pada Genuine(Asli) Windows (Jendela) Vista (Nama Cewek) Home (Rumah) Premium (Bensin)…..atau Business (Tipu-tipu). jadi sekup incaran saya akan menipis lagi…..Yang ketiga adalah prosesornya, yang terbaru lah: platform Centrino Duo, dengan prosesor Intel core 2 duo minimal 1,6 Ghz, atau AMD Athlon 64×2 (Kelasnya sama)…….Dari tiga syarat ini saja sudah bisa dikecilkan ruang lingkupnya jadi 7 jenis notebook…!!!! 7 Jenis dari 24 jenis yang ada…phuiihh…
Additional/tambahan syarat yang keempat adalah dari segi VGA Graphic card, pengennya sih Notebook yang VGA-nya dedicated dan sekelas NVIDIA GEFORCE biar bisa dipakek maen game2 anyar bergrafis tinggi… untuk ketiga jenis merk inceran saya cuman ada 2 jenis (kedua-duanya milik Dell) yang punya harga dibawah 13 juta yang menggunakan kartu grafis NVIDIA GEFORCE 8400 M dan 8600 M…Okeyyy…
Permasalahannya sekarang kedua jenis itu punya harga diatas 10 juta, sedangkan saya cuman bisa cash dibawah harga itu (gak suka kredit…jatuh2nya lebih mahal sih)….akhirnya saya memutuskan untuk membuang idealisme masalah kartu grafis NVIDIA dan fokus kepada 5 jenis sisanya…hiks (kurang modal)…
Daaannn dari kelimanya itu ada 2 yang sangat2 menarik perhatian saya, karena walaupun cuma pake kartu grafis intel GMA 3100 yang integrated tapi dari berita2 yang saya baca di news kelasnya sudah sekelas dengan performa NVIDIA yang dedicated….yaitu Dell Inspiron 1420, satu lagi adalah Lenovo 3000 N200 4ZA yang mempunyai spek hampir sama….
Daaaannn..setelah kebimbanganku berhari-hari sampe kerjaan rada terbengkalai akhirnya saya memutuskan untuk ngambil yang Dell Inspiron 1420 soalnya dari dulu pengen punya notebook bermerek Dell…..Haiyaahhh??? cuman itu aja alasannya?? Yap cuman itu….simpel padat dan gak jelas….saya tegaskan disini bahwa pilihan yang banyak bukannya justru lebih baik malah kadang menyengsarakan..maaf saya ralat..sering menyengsarakan….dan pengambilan keputusan tahap akhir jauh lebih mudah jika dilakukan atas dasar selera si pengambil keputusan despite of logical reasons…kalo soal selera, logika mah kalahhh…!!!
Jadi saat ini saya punya 2 biji notebook, satu Dell Inspiron 1420 yang baru dan satunya HP Compaq nx6110 yang cuman modal pentium M dengan memory 512 MB dan Win. XP yang biasa ku gigit2 kalo lagi stress itu………jadi….mau jualan laptop ceritanya niihh..?? Gak lahh…sebagai seorang anak tampan jomblo yang berbakti ke ortu..(chailah…promosiii…) itu HP rencananya saya kirim buat Ibu di Bali, supaya kalo dia ngajar bisa show off foto-foto saya ke mahasiswi-mahasiswinya….kali2 ada yang nanya gini.
Mahasiswi Cantik: ”Bu, punya akan Cowo Cakep Manis Kulit Rada Coklat Tinggi 172 cm Punya Andeng2 di Dagu yang masih single gak??? Saya mau douunkk jadi mantu Ibu”
Ibu Saya: ”Oooo boleh nak, kebetulan ibu punya satu lagi kerja di Batam, tambahan looohh..anak Ibu ini Pinter”
Mahasiswi Cantik: ”Waooo Mau-mau, yang kayak foto di laptop itu ya?? Kapan saya bisa ngelamar anak ibu?? Mas kawinnya minta apa?? Tapi kasi saya nilai A mata kuliah ibu semuanya ya!!”
Wekekekekeke…menghayal banget, tapi semoga kejadian….hiperbolis sedikit boleh laahh..wong ini blog saya kok…..Juuuuusssstt Kidding. Silahkan kalo temen2 mau mencela lewat komen2 gak penting, gak bakal digubris…wong lagi seneng kok..wekekeke…
O iya, rencananya saya ingin masukin satu OS lagi ke laptop ini, open source sih, entah SUSE LINUX atau Ubuntu, mohon bantuannya yang kasi komen kalo tau yang mana jenis open source yang bagus..thanks
Hari ini pengen banget posting tentang Musik, yup Music ….
Sekedar intermezo, saya punya beberapa band sewaktu SMA dan Kuliah, yang kebanyakan ngebawain lagu-lagu orang (secara kami ini suka musik orang)….dan baru belajar mencipta lagu sendiri semenjak Kuliah..kapan-kapan saya posting chordnya deh:
Inilah, perjalanan karier bermusik saya:
No-Name (Gak ada nama bandnya – SMA)
Digawangi oleh: Priyo (Vokal, Lead Guitar, Bass) , Angga (Vokal, Rhythm, Bass), Yudha (Drum, Vokal, Guitar). Nah lo bingung kan komposisi pemainnya.
Suka bawain lagunya Nirvana & SID, serta beberapa lagu top 40 lain ditambah dengan beberapa additional player yang suka gonta-ganti (terakhir sih adik saya sendiri sebagai lead guitar).
Pernah mengaransemen ulang lagu-lagu lama seperti lagunya the Beatles ke dalam genre PunkRock.
Khasnya band ini adalah pada Vokal Priyo (ala Cobain) yang menggumam dan tiba-tiba melengking terutama saat menyanyikan lagunya Nirvana
Genre Musik : Rock Gak Jelas
Gemblet (SMA)
Digawangi oleh: Angga (Lead Guitar), Benjoel (Bass & Backing Vokal), Aris (Rhythm & Vokal), Wira (Drum)
Suka bawain lagunya Peterpan (oh maigot!!) dan lagu-lagu top 40 aliran pop. Termasuk band yang diawal pembentukannya adalah dari sering nongkrong-nongkrong gak jelas karena bosen maen CS (sudah menaklukkan daerah monang-maning). Ceritanya pengen cari suasana baru. Dan Side Project saya ini termasuk band gagal yang sukses..(nah lo, apaan tuh!!)…karena minim banget pengetahuan tentang musikalitasnya, tapi langgeng…
Asal nama gemblet dari kata G4, yang disalah artikan oleh pengelola studio sewaktu pemesanan lewat telpon. Ilustrasinya: ”Nama Bandnya apa mas? Hah Geblet? Hah Gemblet?” – ”Ya udah deh mas, Gemblet aja”, nama yang aneh.
Ciri khasnya adalah selalu bawain lagu ”mimpi yang sempurna-Peterpan” di akhir latihan..(hahaha)
Genre Musik : Top 40 (pop)
Gerombolan Si Berat (Kuliah)
Digawangi oleh: Fandi (Lead Guitar, backing vocal), Ajie (Vocal), Yoghi (Bass), Isganta (Drum & Guitar), Angga (Rythm, Backing Vocal)
Nih band secara personil jago-jago dan pengetahuan musiknya lumayan, yang pada saatnya nanti terpecah menjadi 3 band, dimana ketiganya punya aliran musik yang berbeda namun sukses sebagai band Indie di kampus, malah ada yang sampe rekaman untuk Indie Surabaya.
Ciri khasnya ada pada melodi Fandi yang bagus, dan Vocal Ajie yang oktafnya tinggi (secara dia penyanyi gereja gitow). Selain itu masing-masing player bisa mainin gitar semua dan bisa melodi semua, nah lo….
Genre Music : Rock
Merci boku (Kuliah)
Nih band punk pertama saya dengan adik-adik kelas (temen satu angkatan pada gak suka punk)
Digawangi oleh: Arga (Drum), Dino (Bass & Vocal), Angga (Guitar & Vocal), Dimas (Bass & Vocal), Diki (Guitar)
Nah ni band keistimewaanya vokalisnya ada dua pada tiap lagu, dan nyanyinya gentian, secara musikalitas cukup bagus, terutama membawakan lagu-lagu punk. Semangatnya tinggi banget. Seringnya bawain dashboard confessional dan yang setipe itu.
Genre : Punk
Saya cuman sebentar aja di band ini karena akhirnya menemukan habitat saya yang sebenarnya.
With No Respect (Kuliah)
Digawangi oleh: Angga (Guitar & Backing Vocal), Bothel (Bass), Yoghi (Guitar & Backing Vocal), Adi (Drum), Mastenk (Vocal).
Nih band pecahannya Gerombolan Si Berat (saya dan yoghi) yang punya prinsip mainin lagu punk sampe mati ..ekstrim banget..gak segitunya lah..
Di masa awal, saya kesulitan cari drummer, vocal, dan bassist, tapi seperti yang namanya pepatah “gajah di pelupuk mata gak keliatan” akhirnya saya menemukan 3 orang adik kelas (yang juga sobat karib saya) yang ternyata bisa main musik dan alirannya PUNK abiss…kalo jodoh emang gak lari kemana.
Ciri khasnya adalah sangat ekspresif mainin lagu punk & emo, terutama Buried my Self Alivenya the Used. Selain itu saya dan yoghi selalu bergantian menjadi lead guitar dan backing vocal untuk mempercantik penampilan.pokoknya asoy banget dah ni band. Dan vokalisnya itu loh, gayanya sumpah ekspresif banget di panggung. Langganan pensi kampus.
Nyiptain 2 lagu, Follow Me dan Our Life Trip, dimana lagu-lagu ini ternyata banyak mendapat sambutan baik dikalangan pecinta musik kampus. Follow Me terkenal dikalangan cewe-cewe, dan Our Life Trip dikalangan pecinta punk.
3 lagu andalan kami kalo manggung adalah : Buried Myself Alive, Follow Me, Our Life Trip, All that Ive Got, Bangkit!, dan Burn for You (SID).
Genre : Punk & Emo
Yak, kiranya segitulah perjalanan musikalitas saya sampai saat ini, bisa dibilang band terakhir adalah band yang paling memberikan kemajuan dalam hal musikalitas bagi diri saya, dan tentu saja menambah semangat saya dalam mengapresiasikan musik dalam kehidupan…baru tau saya susahnya bikin lagu…besok-besok saya posting lanjutannya tentang aliran musik saya.
Salam dari jauh…..
Internazionale Milano
Saat gelar juara itu tinggal satu langkah lagi
Di hadapan kami, pendukung setiamu
Diberanda rumahmu, Estadio San Siro
Di hadapan pemilikmu, Mister Moratti
Di hadapan saudara tuamu, Milan
Mengapa…..
Kau Kecewakan kami..
Mengapa….
Kau lemah tak bergerak
Kau bermain dengan dengkul
Kau
Kau….
Arrrrggghh…
Kami selalu dibelakangmu..
Kami selalu setia mendukungmu…
Jangan sia-sia kan semangat kami..
Jangan hancurkan harapan kami..
Maicon…dont you dare to come again in our first team squad
Loyal Interisti
Filed under: Ulasan Gak Guna | Tags: Fresh Graduate, Salary Indonesia, Standar Gaji
Standar salary di Indonesia secara general dan perbandingannya dengan Negara tetangga (sebuah posting gak penting)
Umur saya masih 22 tahun, 8 bulan lalu saya masih fresh graduate dari salah satu dari dua institut negeri ternama (lokasi:Surabaya) yang banyak melahirkan sarjana-sarjana teknik berkualitas di Republik ini (entah kualitas seperti apa yang dimaksud, Republik ini masih segini-segini aja). Sekarang sih sudah jadi assistant project manager, tapi tetep aja saya harus masih banyak belajar dan cara terbaik bagi saya adalah dengan bekerja di perusahaan top dengan gaji / salary yang rasional sesuai dengan bidang saya alias move on alias pindah..…Nah, kalo sasaran udah dapet, interview sudah, waktu ditanya expected salary pasti akan bingung..….Lho saya kan tergolong orang baru, gimana caranya tahu standar gaji / salary di sebuah perusahaan. (saya di Oil & Gas). Jadi gimana dong ….mulai lah searching di internet pake Google kesayangan saya…dapatlah ribuan artikel tentang salary…banyak amat?? Expected salary saya sih sebesar-besarnya lah, tapi kan semua ada standarnya, jadi saya akan coba bantu temen-temen semua dengan merangkum beberapa file bagus yang saya unduh dan bisa dijadikan bahan pertimbangan buat kita dalam menentukan kisaran gaji untuk bekal negosiasi. Sekali lagi..ini hanya subjektif looohh, dan saya bukan dukun atau konsultan apa-apa…saya cuman ingin membantu temen-temen fresh graduate yang sedang mempertimbangkan untuk meniti karir…kita kan generasi muda..jadi harus saling tolong menolong…untuk merubah negeri ini ke arah lebih baik tentunya, dan supaya gak dianggap remeh oleh pemberi kerja…prinsip saya: “it’s better to be fully informed earlier than to feel unsatisfied and under pressure later”
Sebagai seorang fresh graduate, saya tentu ingin bekerja di perusahaan yang saya inginkan. Sasarannya apa? Yap..anda benar.. profit, money, wealth, financial benefit…itu semua istilah untuk dikaitkan dengan duit atau uang. Kenapa saya bilang dikaitkan dengan uang?? Kan ada tuh benefit lain seperti pengalaman, dapet nama diperusahaan besar untuk bisa loncat ke perusahaan asing, dekat dengan kampong halaman atau keuntungan-keuntungan lain yang sifatnya non-financial. Eittttt…jangan salah dulu, ilmu ekonomi manajerial modern (seperti yang saya pahami) menerangkan untuk menilai dengan mudah dan sepenuhnya akan keuntungan yang dapat diperoleh semua variable yang mempengaruhi harus dapat dihitung dengan satu satuan/konversi. Cara paling masuk akal adalah konversi dengan satuan mata uang, karena sifatnya dikenal luas dan obyektif. Rp 100,- ya Rp 100, gak mungkin lebih gak mungkin kurang.
Okey….saya gak akan menerangkan konsep-konsep ilmu disini karena sasaran postingnya lain…mungkin lain kali setelah saya benar-benar memahami. Untuk lebih lengkapnya bagi yang ingin tahu sekarang alias gak sabaran alias penasaran silahkan coba cari buku Managerial Economic karya Paul.A.Samuelson. Seorang Doktor dari MIT yang dapet nobel gara-gara teorinya di buku ini. Bukunya cukup mudah dipahami, walau berbahasa inggris, tapi tebelnya itu loooh..!!! gak nanggung-nanggung!!. Mungkin lebih dari 500 halaman, saya sendiri belum baca tiap halaman, hanya point-poin dari tiap chapter saja. okeeyy..saya mulai ngelantur……
KEMBALI KE LAPTOP…….
Langsung saja, berikut ini ada beberapa file pdf yang saya dapet dari orang-orang baik di internet: “makasi banyak pak/bu….!” (sudah saya rangkum beberapa) yang bisa temen-temen unduh sebagai bahan pertimbangan:
1). Kisaran gaji di perusahaan minyak dan gas indonesia – Anonim
2). Indonesia Salary Survey – SWA Magazine
3). Salary Survey – JAC Recruitment
4). Singapore Salary Guide 2007 – Kelly Services
5). Indonesia Salary Guide 2006 – Kelly Services
6). Indonesia Salary Guide 2007 – Kelly Services
Semoga file-file di atas bermanfaat buat temen-temen sekalian, silahkan komentar deh kalo-kalo ada kesalahan dan kalo ada update terbaru bisa dishare…JAYA NEGERIKU..!!!
